Pantauan di lokasi, Minggu (26/10/2014) banyak para keluarga yang berkumpul dan sesekali bersorak dengan candaan. Mereka sengaja ingin nobar melihat Amran yang sudah terbang ke Jakarta bersama istri dan dua anaknya.
"Pak Amran mendapat panggilan tadi subuh. Pak Amran orang yang jujur, ulet, dan loyal," jelas seorang kerabat Ali Arief.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amran adalah insiyur pertanian Unhas, mantan direktur di PTPN XIV Sulawesi dan pemegang hak paten sekitar 8 racun pembasmi hama pertanian khususnya Tikus.
(mna/ndr)











































