Sekitar pukul 14.00 WIB, Minggu (26/10/2014), Prof Nila sudah tampak di antara sejumlah tokoh lain yang akan dilantik sebagai menteri. Meski belum ada pengumuman resmi, kehadiran Prof Nila menguatkan sinyal bahwa yang bersangkutan bakal menjadi Menkes berikutnya.
Selain Prof Nila, sejumlah nama lain sempat disebut sebagai calon menteri kesehatan yang akan membantu pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Di antaranya adalah Prof Akmal Taher, yang menjabat sebagai Direktur Jenderal Bina Upaya Kesehatan di Kementerian Kesehatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terakhir, nama yang juga sering muncul dalam bursa calon menteri kesehatan adalah Prof Hasbullah Thabrany, MPH, DrPH. Pakar jaminan sosial yang pernah menjadi Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia ini sempat dipanggil Jokowi ke istana.
Prof Nila mungkin merupakan calon yang paling istimewa, sebab 5 tahun silam sudah pernah 'hampir' menjadi Menkes. Sudah menjalani audiensi calon menteri bersama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Prof Nila akhirnya batal menjadi Menkes di menit-menit menjelang pengumuman.
Presiden SBY justru menunjuk nama yang tidak terduga, Dr Endang Rahayu Sedyaningsih, sebagai Menteri Kesehatan. Menkes Endang mengundurkan diri dengan alasan kesehatan, dan kemudian meninggal dunia karena kanker paru pada Mei 2012. Sebagai penggantinya, Presiden SBY menunjuk Dr Nafsiah Mboi yang ketika itu menjabat Sekretaris Komisi Pengendalian AIDS Nasional (KPAN).
(aws/mad)










































