Inikah Mensesneg di Kabinet Jokowi yang Sudah Mulai Bekerja?

Inikah Mensesneg di Kabinet Jokowi yang Sudah Mulai Bekerja?

- detikNews
Sabtu, 25 Okt 2014 18:02 WIB
Inikah Mensesneg di Kabinet Jokowi yang Sudah Mulai Bekerja?
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla disebut sudah memiliki Menteri Sekretaris Negara dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Dua menteri itu menurut mantan Deputi Tim Transisi Andi Widjajanto sudah mulai bekerja sejak Kamis (23/10/2014).

Menteri Sekretaris Negara yang baru ini menurut Andi sudah bekerja mempersiapkan Keputusan Presiden tentang pengangkatan menteri. Mensesneg ini pula yang menyiapkan acara pelantikan para menteri pada Senin (27/10/2014). "Mensesneg yang baru sudah bekerja sejak Kamis dialah yang mempersiapkan semua pelantikan," kata Andi kepada wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (25/10/2014).

Lalu siapa Mensesneg baru Jokowi?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Sayang Andi menolak menyebut nama Mensesneg di kabinet Jokowi yang sudah mulai bekerja sejak Kamis lalu itu.

Namun sejumlah sumber di Istana Merdeka menyebut Pratikno-lah yang kini sibuk menyiapkan surat Keputusan Presiden tentang pengangkatan menteri. Pria yang juga rektor Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ini sudah menyiapkan konsep untuk Kepres sejak Jumat (24/10/2014) kemarin.

Dalam satu pekan kemarin Pratikno dua kali dipanggil oleh Presiden Jokowi. Dia pertama kali dipanggil Presiden Jokowi ke Istana Merdeka pada Rabu siang (22/10/2014). Dua hari kemudian dia kembali menghadap Presiden Jokowi. Kemarin Andi menyebut bahwa kehadiran Pratikno ke Istana bukan untuk menjalani fit and proper test menteri, melainkan untuk diskusi.

Selain dengan Jokowi, Pratikno menurut Andi juga berdiskusi dengan mantan Kepala Tim Transisi Rini Soemarno. "Mereka kan orang-orang yang sudah dikenal lama dengan Jokowi. Ngobrolnya sama saya dan Rini juga kok," ujar Andi.

Pratikno dikenal sebagai orang dekat Jokowi. Dia tergabung dalam Tim Tiga yang ditugaskan untuk menggodok 34 nama kementerian.



(erd/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads