ADVERTISEMENT

Perpusnas Pamerkan 40 Naskah Kuno Panji, Cerita 'Romeo and Juliet'-nya Indonesia

- detikNews
Sabtu, 25 Okt 2014 08:08 WIB
Jakarta - Naskah kuno mengenai cerita Panji telah tersebar di berbagai daerah di Nusantara bahkan hingga ke mancanegara. Disinyalir ada ratusan versi mengenai kisah cinta kasih muda mudi ini, yang kesemuanya berlatar cerita di Jawa.

Versi yang paling populer adalah cerita Panji Asmorobangun, seorang pangeran dari Kerajaan Jenggala, Kediri yang menjalin kasih dengan Putri Candrakirana atau Dewi Sekartaji, dari Kerajaan Daha. Keduanya bisa bersatu setelah melalui pengembaraan dan penyamaran. Cerita ini berkembang pada abad ke ke-7 hingga abad ke 15 atau dalam masa kejayaan Kerajaan Majapahit.

Untuk mempopulerkan kekayaan Nusantara tersebut, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) menyelenggarakan pameran naskah dan lukisan cerita Panji. Pameran digelar selama sepekan yaitu dari hari Jumat (24/10) hingga Kamis (30/10) di aula Perpusnas.

"Ini bagaikan kisah Romeo and Juliet pada era modern. Kami pamerkan 40 versi naskah kuno Panji selama sepekan," kata Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas RI, Welmin Sunyi Ariningsih dalam acara pembukaan pameran cerita Panji di Perpusnas RI, Jl Salemba Raya, Jakarta Pusat, Jumat (24/10) malam.

Menurut Welmin, Perpusnas sebetulnya memiliki 80 versi cerita Panji. Namun 40 versi sisanya tidak fokus bercerita mengenai sosok Panji.

"Jadi banyak yang ceritanya overlap, kisah utamanya bukan soal Panji. Di situ tokoh Panji hanya disisipkan," tuturnya.

Sementara 40 versi yang dipamerkan ini, kesemuanya memiliki ciri khas yang sama tentang tokoh Panji. Meski memiliki nama panjang berbeda-beda dalam setiap versi, namun ciri khas tokoh Panji tak berubah, yaitu mengenakan topi yang disebut 'tekes' atau semacam blangkon Solo dan bertelanjang dada. Sementara untuk bawahannya, tokoh Panji mengenakan kain yang dilipat-lipat hingga menutupi pahanya.

"Walaupun dari Jawa, cerita Panji juga populer dan menyebar sampai ke Bali, Nusa Tenggara Barat, Sumatera hingga Malaysia, Thailand dan Kamboja," kata Welmin.

Selain naskah kuno, pameran kali ini juga menampilkan seminar cerita Panji, tari-tarian yang diambil dari naskah Panji, reog, rancak Betawi, topeng Panji serta lukisan wayang tentang Panji. Lukisan ini dituangkan dalam sebuah kain mori yang diberi warna dasar krem berukuran 60 meter.

"Ini lukisan wayang terpanjang. Pernah dipamerkan di Rusia selama 2 tahun dan masuk rekor MURI," terangnya.

(kff/rmd)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT