"Bahas soal Depdagri, Departemen Agam, lalu bahas soal Departemen Pendidikan. Saya diminta saran tentang Departemen Agama dan sebaliknya," kata As'ad di Istana usai bertemu Jokowi, Jumat (24/10/2014).
"Bagaimana membangun toleransi, Departemen Agama harus ikut, Departemen Pendidikan harus ikut," imbuh dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Oh nggaklah, mana saya ngerti," kilahnya.
As'ad mengaku kedatangannya bertemu Jokowi sudah atas izin PBNU. Dia sudah pamit Mustofa Bisri atau Gus Mus. Bertemu Jokowi As'ad juga membantah membahas soal kabinet.
"Kalau keamanan ya disinggung, kemanan yang terkait ketentraman. Ya itu saja," jelas As'ad.
(rvk/ndr)










































