Sebelum Susun Arsitektur Kabinet, Tim Jokowi Temui Menteri PAN/RB

Sebelum Susun Arsitektur Kabinet, Tim Jokowi Temui Menteri PAN/RB

- detikNews
Jumat, 24 Okt 2014 15:33 WIB
Sebelum Susun Arsitektur Kabinet, Tim Jokowi Temui Menteri PAN/RB
Jokowi bersama Tim Transisi
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menyusun arsitektur kabinetnya yang terdiri dari 34 kementerian dengan 4 kementerian koordinasi. Ada kementerian yang digabungkan, dipisah, diubah namanya dan ada pula pembentukan kementerian baru.

Pada Rabu (22/10/2014) lalu Presiden Jokowi sudah mengirimkan surat ke Dewan Perwakilan Rakyat untuk meminta pertimbangan terkait rencana pengubahan nama kementerian.

Sebelumnya satu bulan lalu, Jokowi melalui Tim Transisi juga bertemu dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negar dan Reformasi Birokrasi. Dalam pertemuan tersebut Tim Transisi yang dipimpin salah satu deputinya Andi Widjajanto meminta masukan dalam penyusunan arsitektur kabinet.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tim Transisi datang ke kami bersama Pak Menteri, karena memang kami sejak dua tahun lalu melakukan kajian terkait penataan kelembagaan jumlah kementerian," kata Wakil Menteri PAN/RB demisioner Eko Prasodjo saat berbincang dengan detikcom, Jumat (24/10/2014).

Semua hasil kajian tersebut diserahkan ke Tim Transisi sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun arsitektur kabinet. "Kami berharap ini sebagai awal dari suatu perubahan birokasi," kata Eko.

Namun hingga kini Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla belum mengumumkan susunan kabinetnya. Jusuf Kalla mengatakan pengumuman kabinet tinggal menunggu surat dari KPK, soal rekomendasi 8 nama pengganti kandidat yang 'dicoret'. Surat KPK itu rencananya akan tiba Jumat (24/10) sore ini.

"Kalau suratnya sudah sampai sore ini, bisa malam ini. Eh tapi jangan saya katakan malam ini. Bisa malam ini, bisa besok. Sebelum Senin," kata JK dalam jumpa pers bersama Ical di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (24/10/2014).

(erd/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads