Mayjen Doni Monardo, Profesionalisme Kopassus dan KM Sinar Kudus

Mayjen Doni Monardo, Profesionalisme Kopassus dan KM Sinar Kudus

- detikNews
Jumat, 24 Okt 2014 14:15 WIB
Mayjen Doni Monardo, Profesionalisme Kopassus dan KM Sinar Kudus
Doni Monardo (paling kanan)
Jakarta -

Mayjen TNI Doni Monardo resmi menggantikan Mayjen TNI Agus Sutomo sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus. Bagaimana perjalanan karier Doni selama ini?

"Telah menerima tugas dan wewenang sebagai Komandan Jenderal Kopassus dari Mayjen Agus Sutomo, siap melaksanakan tugas," ucap Doni dalam sertijab di Markas Kopassus, Cijantung, Jaktim, Jumat (24/10/2014).

Saat Sertijab, Danjen Kopassus yang lama, Agus Sutomo menyerahkan tongkat komando, Pataka Komando Tribuana Chandrasah Satya Dharma dan tanda jabatan kepada KSAD Jenderal Gatot Nurmantyo yang menjadi inspektur upacara. Setelahnya KSAD memberikan tongkat komando, Pataka Komando Tribuana Chandrasah Satya Dharma dan tanda jabatan Danjen Kopassus kepada Doni.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mantan Komandan Paspampres ini mengaku akan berkonsolidasi kepada Agus terlebih dahulu mengenai program-program di Kopassus ke depan. Namun ia berjanji akan melipatgandakan profesionalisme prajuritnya.

"Saya akan konsolidasi dulu dengan pak Agus apa yang sudah dilakukan selama satu tahun terakhir ini kemudian saya lanjutkan. Berikutnya saya akan melipatgandakan profesionalisme Kopassus. Seperti yang diharapkan oleh KSAD," kata Doni setelah upacara sertijab.

Sebelum menjabat sebagai Danjen Kopassus, lulusan Akmil tahun 1985 ini menjabat sebagai Komandan Paspampres. Pada tahun 2005-2006, Doni pernah ditugaskan di Aceh selama setahun. Setelahnya ia ditarik kembali ke Jakarta dan bergabung dengan Paspampres.

Pada tahun 2006, Doni dipindahkan ke Kostrad Makassar, Sulawesi Selatan. Kemudian Doni dipromosikan menjadi Dan Grup A Paspampres hingga 2010.

Doni kemudian diberi kepercayaan menjadi Danrem 061 Surya Kencana Bogor hanya untuk beberapa bulan lalu Doni diberi kepercayaan menjadi Wadanjen Kopassus. Tugas yang melambungkan nama Doni adalah ketika ditugaskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Wakil Komando Satuan Tugas untuk pembebasan kapal MV Sinar Kudus yang dibajak oleh perompak Somalia. Keberhasilan itu yang membuat Doni naik pangkat menjadi Brigadir Jenderal.

Pada April 2012 Doni mengikuti pendidikan PPSA XVIII di Lemhannas dan 4 bulan kemudian Doni dipromosikan menjadi Danpaspampres. Ia kini menjadi Danjen Kopassus ke-27, sementara Danpaspampres kini diserahkan kepada Mayjen Andhika P.

KSAD Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berharap agar di bawah kepemimpinan Doni, Kopassus menjadi pasukan nomor satu di dunia.

"Saya berharap kepada Danjen yang baru agar terus meningkatkan dan melanjutkan upaya-upaya konstruktif pada satuan yang dipimpin dengan memunculkan langkah-langkah baru yang semakin kreatif dan inovatif," ujar Gatot di acara tersebut.

Gatot pun meminta kepada Doni agar terus memelihara dan memantapkan profesionalisme prajurit Kopassus agar senantiasa siap dan berhasil dalam setiap penugasan yang dipercayakan kepada mereka. Kopassus pun diminta untuk segera melaksanakan konsolidasi di bidang organisasi, personel, pangkalan, latihan, alutsista serta material yang khusus.

"Sudah begitu lama tidak ada peningkatan khususnya alutsista dan material khusus Kopassus. Dengan melakukan konsolidasi ini diharapkan Kopassus dapat menjadi pasukan khusus tingkat dunia dan menjadi yang terbaik dunia. Dari media yang ada Kopassus masuk 3 besar pasukan khusus di dunia. Itu yang bicara media internasional, bukan kami," tambah Gatot.

Menurut Gatot, Kopassus memiliki tugas sebagai satuan yang dipersiapkan dengan tugas-tugas khusus yang bersifat strategis. Kopassus pun diminta meningkatkan meningkatkan profesionalisme, kepekaan, serta kepedulian dalam menghadapi dan mengantisipasi setiap ancaman serta gangguan yang dapat menggoyahkan NKRI. Gatot juga meminta agar prajurit Kopassus meningkatkan milintasi, semangat, moral, dan etika.

"Agar selalu memiliki kesiapan operasional yang tinggi dan tidak akan pernah gagal dalam pelaksaan tugas dan selalu menang. Tunjukkan bahwa Kopassus adalah kebanggan milik bangsa indonesia yang keberadaannya selalu dicintai rakyat, disegani kawan dan ditakuti oleh lawan," tegas Jenderal Bintang 4 itu.

Mantan Pangkostrad ini pun mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan dedikasi Mayjen Agus Sutomo selama menjadi Danjen Kopassus ke-26. Gatot juga mengucapkan selamat datang kembali ke Kopassus kepada Doni yang sebelum menjadi Danjen Kopassus ini menjabat sebagai Komandan Paspampres.

"Semoga amanat ini dapat dilaksanakan sebaik-baiknya seraya terus berbuat yang terbaik, jujur, berani, tulus dan ikhlas bagi kepentingan organisasi, bangsa, dan negara," tutup Gatot.

(ear/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads