Ini Isi Pertemuan Presiden Jokowi dengan Nasir 'Si Pakar Anggaran'

Ini Isi Pertemuan Presiden Jokowi dengan Nasir 'Si Pakar Anggaran'

- detikNews
Jumat, 24 Okt 2014 13:56 WIB
Ini Isi Pertemuan Presiden Jokowi dengan Nasir Si Pakar Anggaran
Prof Nasir, paling kanan sambil mengangkat tangan. (Foto-Undip)
Jakarta - Selama kurang lebih satu jam Presiden Jokowi menerima Muhammad Nasir di ruang kerjanya, Istana Merdeka, Jakarta. Ditemani Wakil Presiden Jusuf Kalla, mereka bertiga bersantap siang sambil membahas aneka hal menyangkut kondisi kebangsaan.

"Aspek pertumbuhan ekonomi, anggaran, kebangsaan, pendidikan, ada juga UMKM," kata Nasir saat berbincang dengan detikcom, Jumat (24/10/2014).

Saking banyaknya materi obrolan yang dibicarakan Jokowi, Nasir sampai tak bisa mengerti apa yang diinginkan oleh Presiden Jokowi dari dirinya. Nasir pun hanya sesekali bicara. "Memang berat dan banyak masalah bangsa ini ya, Pak," kata Nasir merespons sejumlah materi obrolan dari Jokowi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hingga akhir pembicaraan, Nasir mengaku tidak ada satu pun kalimat ajakan menjadi calon menteri dari Presiden Jokowi. Namun sebagai pegawai negeri, dia mengaku siap ditempatkan di man apun. "Saya ini kan dekan, atasan saya ya rektor, rektor atasannya menteri, dan menteri itu atasannya ya presiden," kata Nasir.

Pria kelahiran Ngawi, Jawa Timur, 27 Juni 1960 pada 29 September 2014 lalu terpilih sebagar Rektor Universitas Diponegoro Semarang dan baru dilantik pada Desember nanti. Dia dikenal sebagai pakar anggaran. Tak heran ketika terpilih sebagai rektor salah satu prioritas utama yang akan dia selesaikan adalah soal anggaran di kampus.

Ayah dari empat anak itu juga dikenal memiliki jaringan luas. Dia juga dikenal dekat dengan mantan presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan masih memiliki hubungan kekerabatan dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar. Suara Nasir di ormas Islam tak bisa diabaikan, khususnya di kalangan Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama Jawa Tengah.






(erd/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads