DetikNews
Jumat 24 Oktober 2014, 11:09 WIB

Kuasai Banyak Bahasa, Gayatri 'Si Anak Ajaib' Salah Satu Polyglot di Indonesia

- detikNews
Kuasai Banyak Bahasa, Gayatri Si Anak Ajaib Salah Satu Polyglot di Indonesia (Foto: via Youtube)
Jakarta -

Gayatri Wailisa, gadis yang belum genap 17 tahun dari Ambon hari ini menghembuskan nafas terakhir karena pendarahan di otak. Gayatri dikenal menguasai 9 hingga 14 bahasa. Orang yang memiliki kemampuan pengusaan banyak bahasa seperti Gayatri, lazim disebut polyglot.

Lebih tepatnya, polyglot merupakan istilah untuk orang yang bisa lebih dari 4 bahasa. Di Indonesia, ada komunitas "Polyglot Indonesia". detikcom pernah mewawancarai salah satu pendirinya di tahun 2013, Arra'di Nur Rizal.

Rizal mengatakan anggota Polyglot Indonesia rata-rata mampu berkomunikasi dalam 5 bahasa. Hanya ada satu orang yang bisa berkomunikasi dalam 11 bahasa.

"Selama yang saya ketahui dan pernah bertemu, termasuk koordinator kami, rata-rata mereka mempelajari dan menggunakan 5 bahasa. Yang paling banyak saya ketemui dan kami juga mempunyai videonya adalah teman kami dari Yogyakarta bernama Vremita yang mempelajari dan menggunakan 11 bahasa," jelasnya yang berkenan membeberkan soal Polyglot kepada detikcom, Selasa (19/3/2013) lalu.

Rizal juga menjelaskan asal-usul istilah polyglot.

"Polyglot merupakan istilah pinjaman dari kata Yunani yaitu polglōttos yang artinya banyak-lidah. Poly "banyak" plus glotta "lidah, bahasa" dengan tambahan suffix," tutur Rizal.

Setahu Rizal belum ada konsensus berapa bahasa yang harus dikuasai untuk disebut polyglot. Tetapi biasanya jika bisa 4 bahasa bisa disebut polyglot.

"Ini karena orang bisa 2 bahasa disebut bi-lingual dan untuk orang yang bisa 3 bahasa disebut tri-lingual. Istilah ini mirip dengan istilah multi-lingual. Linguist Richard Hudson menggunakan istilah "hyperpolyglot" untuk orang mempunyai kemampuan 6 bahasa atau lebih," jelasnya.

Berdasarkan Meriam-Webster, istilah polyglot pertama kali digunakan pada tahun 1645. Saat itu istilahnya adalah Medieval Latin polyglōttus yang dipinjam dari istilah Yunani polglōttos. Pria yang kini sedang berada di Swedia untuk mengikuti wisuda S2-nya itu menuturkan setidaknya ada 3 hal yang memotivasi seseorang menjadi polyglot. Hal itu adalah budaya, edukasi dan bisnis.

Motivasi karena budaya muncul jika seseorang tertarik dengan gaya hidup kultur lain. Misalnya ingin tahu arti lagu Gangnam Style dan penggemar drama telenovela.

Sedangkan motivasi edukasi muncul saat orang lain ingin punya kemampuan bahasa yang baik supaya dia bisa kuliah/ sekolah di luar negeri. Sedangkan untuk bisnis contohnya adalah di bidang pariwisata.

"Dalam hal pariwisata, promosi yang dilakukan di luar negeri harus dapat dilakukan dalam bahasa setempat. Tidak jarang, duta wisata yang mampu mempromosikan Indonesia dalam bahasa setempat akan lebih disambut dengan penduduk negara tersebut," jelas Rizal.

Kembali kepada Gayatri, salah satu kenangan tentang sosok Gayatri yang hingga kini masih bisa dilihat adalah ketika dia memamerkan kemampuannya berbicara dalam 9 bahasa dalam acara Hitam Putih yang ditayangkan Trans7 pada 31 Agustus 2013 lalu. Saat itu, Gayatri yang baru berusia 16 tahun bisa dengan lancar berbicara dengan 9 bahasa dengan rumpun yang sangat berbeda.

Dalam video yang dilihat di Youtube, Jumat (24/10/2014) Gayatri menjadi bintang tamu acara yang dipandu Deddy Corbuzier itu bersama dua tamu lain yakni Bunga Citra Lestari dan Nirina Zubir. Gayatri saat itu menjadi bintang tamu termuda dalam acara itu.

Kepada Deddy Corbuzier, Gayatri mengaku saat itu sudah menguasai 9 bahasa. Dia juga tengah belajar dua bahasa lain, salah satunya adalah bahasa hindi Nepal.

Deddy yang tak percaya dengan pengakuan Gayatri langsung menantang gadis itu untuk berbicara dalam sembilan bahasa. Tanpa basa-basi, Gayatri langsung menunjukkan kemampuannya berbicara dengan sembilan bahasa, antara lain Inggris, Belanda, Jerman, Perancis, Arab, India, Mandarin, Jepang, dan Thailand.

Bintang tamu yang lain berserta para penonton dibuat tak bisa berkata-kata saat melihat kemampuan Gayatri yang saat itu masih duduk di bangku SMA. Semua orang di ruangan itu dibuat kagum oleh Gayatri.


(nwk/nrl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed