Saat itu seorang anak kelas 1 SD bernama Mabel didaulat menjadi MC acara. Dia meminta Ahok untuk maju ke atas panggung.
"Pak Ahok terima kasih, sekarang Bapak akan meresmikan Jakarta
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mendengar hal itu Ahok terkejut sambil tertawa. Dia mengatakan dirinya bukan orang yang ahli menggambar.
"Waduh saya tidak pintar menggambar ini," ucap Ahok sambil menerima spidol dari panitia.
Ahok lalu memulai menggambar Monas sebisanya. Di atas white board dia menggoreskan spidol membentuk badan hingga ujung Monas, tak lupa Ahok menambahkan gambar awan biru di atas Monas karyanya.
Usai meresmikan acara, Ahok mendapat sebuah hadiah buku yang dibungkus sampul cokelat. Buku itu berjudul 'Jejak Pak Harto di Atas Perangko'. Ahok mengucapkan terima kasih dan meletakkan buku tersebut di atas meja.
Selain menggambar Monas dan dapat hadiah buku, Ahok juga diminta untuk selfie. Seorang gadis kecil berbaju merah digendong Ahok. Tangan gadis kecil dan tangan Ahok memegang tongsis, dan jepret, foto selfie selesai. Usai itu Ahok masih harus melayani para penggemar ciliknya untuk membubuhkan tanda tangan di atas buku tulis mereka.
75 Anak-anak TK dan SD dari berbagai sekolah yang hadir kemudian mengantre untuk mendapatkan tanda tangan Ahok. Sementara Ahok dengan sabar melayani permintaan anak-anak sambil duduk di atas kursinya.
Para siswa itu beberapa di antaranya memakai seragam, namun ada juga yang memakai kebaya warna-warni dan batik.
(slm/nrl)











































