Telekomunikasi Aceh Beroperasi Pertengahan Januari
Jumat, 14 Jan 2005 06:02 WIB
Jakarta - Perangkat telekomunikasi akan segera beroperasi pada pertengahan Januari 2005 di daerah-daerah terisolir sekitar wilayah yang terkena bencana tsunami. Hingga kini, masih ada beberapa daerah di sekitar pantai barat yang fasilitas telekomunikasinya belum terbuka.Menurut Direktur PT Telkom Kristiono, dalam rilis yang diterima detikcom, Jumat (14/1/2005), kendala utama daerah terisolir adalah hancurnya perangkat, gedung, ketersediaan listrik, hingga keterbatasan tenaga.Kristiono juga menambahkan, di kota Banda Aceh saat ini sudah tersedia 3 unit BTS Flexi. Sedangkan 1 unit BTS dan feeder tambahan sudah diberangkatkan dari Medan ke Banda Aceh hari Kamis (13/1/2005) kemarin."Kendalanya adalah transportasi, karena sarana yang tersedia terbatas. Namun setelah alat pengganti dan pendukung tiba di lokasi, akan secepatnya dipasang agar bisa beroperasi," tegas Kristiono.Selain melakukan koordinasi dengan PLN, untuk mengatasi keterbatasan tenaga listrik, PT Telkom juga akan mendatangkan sejumlah genset. Sedangkan untuk pemulihan di daerah pantai barat NAD dan Meulaboh, seluruh perangkat telah berhasil diangkat. "Pertengahan Januari, mudah-mudahan semua sudah bisa beroperasi," ujar Kristiono.
(ast/)











































