Sering Histeris, Tinul dalam Perawatan Psikiater RSCM

Sering Histeris, Tinul dalam Perawatan Psikiater RSCM

- detikNews
Kamis, 13 Jan 2005 18:15 WIB
Jakarta - Posisinya sebagai teman dekat sekaligus saksi kunci peristiwa pembunuhan yang dilakukan Adiguna Sutowo membuat Novi Herdiana alias Tinul tertekan secara psikologis. Kini Tinul dalam perawatan psikiater.Kuasa hukum Tinul, Djufri Taufik, menyatakan kliennya saat ini dalam pengobatan psikiater di RSCM. "Kadang dia histeris waktu bangun bagi dan takut berkomunikasi dengan orang lain," kata Djufri.Menurut Djufri, yang ditemui wartawan usai mengajukan permohonan SP3 atas kliennya dalam kasus pemberian keterangan palsu di Polda Metro Jaya, Jl. Sudirman, Jakarta, Kamis (13/1/2005), hal ini lah yang menyebabkan kliennya berubah-ubah keterangannya. Ditegaskan Djufri, perubahan keterangan Tinul tersebut merupakan persoalan psikis dan bukan karena ada paksaan atau intimidasi. "Dia sebagai teman dekat selama bertahun-tahun membuat dilematis dalam memberikan keterangan."Tinul dalam keterangan terakhirnya menyatakan mendengar suara letusan pistol, yang kemudian diketahui dilakukan Adiguna Sutowo terhadap Yohanes Brachman Hairudy Natong (Rudy), pelayan Bar Fluid Club Hotel Hilton.Sebelumnya Tinul menyatakan pada saat kejadian, Sabtu (1/1/2005) dini hari, tidak berada di Bar Fluid Club. Tinul mengaku saat itu dia dan Adiguna berada di tempat lain, yang menurut kuasa hukum Adiguna, Amir Karyatin, berada di Lounge Bar.Tapi kemudian ada sejumlah saksi yang menyatakan Tinul pada Sabtu dini hari itu berada di tempat kejadian. Tinul terus membantah sampai akhirnya polisi menemukan bukti baru berupa bon pembayaran minuman di Bar Fluid Club yang dicetak pada pukul 04.47 lengkap dengan tanda tangan Tinul.Tinul yang sebelumnya mengaku meninggalkan Bar Fluid Club pukul 03.00 tidak bisa mengelak lagi. Karena BAP sudah ditutup dan ditandatangani Tinul, sangkaan memberikan keterangan palsu di atas sumpah kemudian dikenakan atas Tinul. (gtp/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads