Diperiksa Kasus Pilkada Lebak, Sekjen MK Mengaku Tak Kenal Amir dan Kasmin

Diperiksa Kasus Pilkada Lebak, Sekjen MK Mengaku Tak Kenal Amir dan Kasmin

- detikNews
Kamis, 23 Okt 2014 13:52 WIB
Diperiksa Kasus Pilkada Lebak, Sekjen MK Mengaku Tak Kenal Amir dan Kasmin
Jakarta -

Sekjen MK Janedjri Mahili Gaffar diperiksa terkait kasus suap Pilkada Lebak terhadap mantan Ketua MK Akil Mochtar. Ia dimintai keterangan selama hampir 3 jam.

Pantauan detikcom, Janedjri tiba di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (23/10/2014) pada pukul 09.40 WIB dan keluar pada sekitar pukul 13.00 WIB.

Iaditanyai oleh penyidik soal mantan calon bupati dan wakil bupati Lebak, Amir Hamzah dan Kasmin. Janedjri mengaku sama sekali tak mengenal keduanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya ditanya apakah saya kenal mereka (Amir dan Kasmin). Saya katakan, bagaimana saya kenal. Saya wajahnya saja tidak tahu," jelas Janedri.

Janedjri menilai pertanyaan itu terkait dengan posisi Akil Mochtar yang saat itu sebagai Ketua MK. Namun secara keseluruhannya, Janedjri mengaku ditanya empat pertanyaan oleh penyidik KPK.

"Kalau khusus yang terkait kasus Amir Hamzah itu kan kita memberikan keterangan yang bersifat administratif, sama keterangannya Pak Akil kapan diangkat jadi hakim," jelasnya.

Janedjri juga mengaku tak tahu soal Amir dan Kasmir yang sempat hadir di sidang gugatan di MK.

"Saya tidak tahu tentang persidangan dan saya hanya bertanggung jawab dalam hal administratif," ujar Janedri.

Lima menit sebelumnya, Panitera pada MK Kasianur Sidauruk juga keluar dari gedung KPK. Diperiksa KPK sebagai saksi untuk kasus yang sama, Kasianur mengaku ditanyai soal putusan MK terkait sengketa Pilkada Lebak.

"(Memberi keterangan) Kaitannya dengan Kabupaten Lebak atas nama tersangka Hamzah. Kaitannya dengan putusan-putusan Lebak itu," jawab Kasianur sambil meninggalkan wartawan.

Selain Janedri dan Kasianur, KPK hari ini memanggil seorang saksi lainnya yakni Ferdy Prawiradireja. Di jadwal resmi KPK, Ferdy adalah pihak swasta.

(sip/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini