Menag Janji Tindak Tegas Penyimpangan Penerimaan CPNS
Kamis, 13 Jan 2005 17:59 WIB
Jakarta -
Menteri Agama (menag) Maftuh Basyuni menegaskan dirinya akan menindak tegas jajarannya yang terbukti menyalahgunakan jabatan dalam proses penerimaan CPNS di Depag. Ia juga membantah penerimaan CPNS Depag carut marut. "Kalau ada pembayaran (untuk mempermudah proses), yang sudah ketahuan kan sudah kita tindak. Salah satunya bernama Koko, pegawai Irjen. Yang lain-lainnya belum ada. Kalau anda bisa menunjukkan, saya akan pelintir hidungnya di depan anda," ujarnya di Depag, Jl. Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (13/1/2005). Sebelumnya, sebanyak 17 pegawai di lingkungan Depag dipecat karena menyalahgunakan wewenang dalam menangani penerimaan CPNS. Namun, Maftuh tidak menjelaskan dari esalon berapa pegawai yang dipecat itu. "Itu esalon nol," katanya bercanda. Sementara, Irjen Depag Slamet Riyanto menambahkan pemberitaan di koran dijadikan data sekunder. Pihaknya telah mengirim ke Subang untuk melakukan penelitian atas pengaduan masyarakat berkaitan dengan penerimaan CPNS. "Kalau terjadi penyimpangan-penyimpangan, kita tidak akan segan-segan untuk menindak. Saat ini baru ada laporan-laporan pengaduan dan itu sedang kita dalami, apalagi aparat kita sangat terbatas," paparnya. Selain itu, Depag juga menerjunkan tim ke Serang. Prosesnya apabila tim menemukan penyimpangan akan dirapatkan di Dewan Saran Tindak Lanjut (DSTL). Selanjutnya, Dewan akan menilai sesuai dengan tingkat kesalahannya. "Sudah ada berapa pengaduan dan tim yang diturunkan. Saya baru lihat di koran-koran, baru di Subang dan Serang. Kalau fakta akan kita konfirmasikan dengan Kanwil setempat. Apabila terbukti akan dipecat," demikian Slamet.
(rif/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































