PMI Buka Posko I'm Alive
Kamis, 13 Jan 2005 18:06 WIB
Jakarta - Untuk membantu keluarga korban Tsunami di Aceh, PMI membuka Posko I'm Alive dimana para korban tsunami yang selamat dapat mencatatkan diri, sehingga dapat mempermudah usaha keluarga mereka dalam melacak keberadaannya.Hingga hari ini sudah lebih dari 500 orang yang mendaftarkan dirinya. PMI juga menyediakan 2 sambungan telepon satelit yang dapat digunakan secara gratis. Posko ini adalah salah satu dari Tracing and Mailing Service yang digelar PMI.Layanan ini jelas sangat membantu keluarga korban mengingat secara umum masih banyak korban yang belum dapat di evakuasi. Kendala yang dihadapi PMI untuk bisa bertindak cepat di lapangan umumnya adalah masih kurangnya peralatan seperti masker dan sarung tangan. Namun ini diharapkan dapat segera teratasi melalui bantuan berbagai pihak.Saat ini PMI menempatkan 300 relawan di Banda Aceh dan 40-50 orang di Meulaboh. "Hari ini juga, PMI telah memberangkatkan 40 orang dari Sulawesi dan Lampung Selatan untuk menggantikan mereka yang telah 3 minggu berada di lokasi" ujar Aswi Nugroho kepada detikcom ketika dihubungi melalui telepon seluler, Kamis (13/1/2005).PMI memang sengaja memberikan batasan waktu bagi para relawannya, selama tiga minggu. Hal ini dilakukan untuk menghindari kemungkinan trauma bagi para relawan.Ketika ditanya mengenai kabar minimnya persediaan kantong darah disana, Aswi menyatakan bahwa hal tersebut sudah dapat diatasi. Aswi menggambarkan keadaan salah satu posko PMI, rata-rata perhari harus mengeluarkan 4 kantong darah dari 16 kantong persediaan yang ada. "Hari ini juga, PMI telah menambah persediaan dengan mengirimkan 60 kantong darah," imbuhnya.
(jon/)











































