Jika Nama Bertanda Merah Tetap Jadi Menteri, Samad: Pemerintahannya Tak Responsif

Jika Nama Bertanda Merah Tetap Jadi Menteri, Samad: Pemerintahannya Tak Responsif

- detikNews
Rabu, 22 Okt 2014 19:26 WIB
Jika Nama Bertanda Merah Tetap Jadi Menteri, Samad: Pemerintahannya Tak Responsif
Jakarta - Ketua KPK Abraham Samad berharap Presiden Joko Widodo membuang nama-nama dengan tanda merah dan kuning dari kandidat menteri. Menurut Samad, jika Jokowi tetap memilih nama-nama tersebut, kabinet akan menuai kritikan.

"Ya itu berarti pemerintahan nggak responsif. Ini kan saya sudah kasih tahu. Itu berarti pemerintahan nggak responsif," ujar Ketua KPK Abraham Samad ‎ketika ditanya seandainya nama-nama tersebut tetap dipilih Jokowi, Rabu (22/10/2014).

Tak hanya itu saja, bila nama-nama yang tak pernah terungkap secara gamblang tersebut tetap dipakai, kata Samad, maka publik akan menilai kabinet tersebut sebagai kabinet yang tidak bersih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pastilah kabinet itu akan mencerminkan, dibaca oleh masyarakat sebagai pemerintahan yang kurang bersih. Sederhana saja," ujar Samad.

Namun Samad memastikan KPK tetap menghormati hak prerogatif Presiden Jokowi dalam menentukan kabinetnya.

"Kami memberikan rekomendasi agar republik ini dipimpin oleh orang yang bersih dan berintegritas," ujar pria asal Makassar ini.

(fjr/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini