Wilayah Jakarta Utara, menjadi salah satu kawasan yang rentan akan penyalahgunaan narkotika. Untuk itu, Pemerintah Kota Jakarta Utara bersama dengan aparat TNI-Polri serta seluruh lapisan masyarakat bertekad untuk memerangi permasalahan narkotika yang ada di wilayah Jakarta Utara.
TNI, sebagai salah satu unsur aparatur negara pun ikut proaktif dalam upaya pemberantasan narkotika ini. Lewat TNI Manunggal Masyarakat Desa (TMMD), ikut berperan aktif dalam upaya pemberantasan narkotika ini dengan melakukan kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Apollo, upaya memerangi narkotika ini tidak bisa hanya dilakukan oleh aparat Polri semata. Perlu adanya keseriusan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk TNI dalam upaya pemberantasan narkotika ini. Dengan adanya kebersamaan tekad dari 3 pilar ini (Pemkot Jakarta Utara, TNI dan Polri), diharapkan masyarakat khususnya di wilayah Jakarta Utara, bersih dari narkotika.
"Pemda, TNI dan Polri sangat peduli terhadap ancaman bahaya narkoba sehingga semua unsur harus bersama-sama untuk memeranginya," ungkapnya.
Lewat kegiatan TMMD ini, TNI bisa mendekatkan kepada masyarakat untuk memberikan pemahaman akan bahayanya penyalahgunaan narkotika. Upaya TNI ini pun mendapat sambutan positif dari Pemkot Jakut dan Polri.
"Kapolres (Kombes M Iqbal) dan Walikota menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud dukungan Polri dan Pemda terhadap pelaksanaan TMMD terutama di Jakarta Utara ini," cetusnya.
Kegiatan TMMD ini diikuti oleh Persit, TNI, Polri, Pemda, pelajar dan LSM.
Sementara itu, Apollo mengungkapkan, selama Januari-Oktober 2014 ini, Polres Jakarta Utara telah menangani 400 LP tindak pidana narkotika mulai dari golongan pemakai, pengedar hingga bandar.
(mei/rmd)











































