Jelang Kongres PAN
Didik-Din Gabung Jadi 2D
Kamis, 13 Jan 2005 16:07 WIB
Surabaya - 2D merambah politik. Ini bukan grup penyanyi Deddy Dhukun dan Dian Pramana Putra. Tapi, 2D yang dimaksud adalah gabungan Didik J Rachbini dengan Din Syamsuddin. Kedua calon ketua umum PAN ini bersatu menggabungkan kekuatan penggalangan dukungan. Wacana 2D ini disampaikan Didik J Rachbini kepada wartawan saat menghadiri pertemuan 17 DPW PAN se-Indonesia dengan Din Syamsuddin di ruang Pelangi, Hotel Shangri-la, Jl. Mayjen Sungkono, Surabaya, Kamis (13/1/2005). "2D ini merupakan konsolidasi bersama antara saya dengan Din Syamsuddin agar Muhammadiyah sebagai sebuah faksi yang paling besar di dalam PAN, dalam proses-proses politik yang demokratis, terbuka, dan transparan, bisa lebih proporsional untuk menduduki tempat-tempat penting di dalam partai," kata Didik. Bagi Didik, 2D ini merupakan proses politik yang biasa: "Ini adalah hal proporsional. Yang besar dapat besar, yang kecil dapat kecil. Dan inilah yang akan saya lakukan dalam penggalangan dukungan," ujar Didik. Menurut Didik, saat ini 2 D sedang dalam tahap penyatuan. Awalnya, 2D merupakan inspirasi dari luar, gabungan antara pendukung dari Jawa dan luar Jawa. "Koalisi 2D ini akan diperluas dengan Koalisi Kaukus Muhammadiyah yang terdiri dari HMI, IMM, dan lain-lain dari unsur Muhammadiyah," ujarnya. Koalisi 2D ini, lanjut Didik, nantinya akan memiliki banyak kemungkinan. Yang jelas, Didik tidak perlu mundur terlebih dulu dari pencalonan. Tapi, yang paling mungkin, masing-masing calon, Din dan Didik, akan berjalan sendiri-sendiri dalam pemilihan tahap pertama. Siapa yang memiliki suara lebih kecil di pemilihan pertama, maka otomatis akan memberikan dukungan kepada yang memiliki suara yang lebih besar. Dalam menggalangan dukungan, Didik mengaku sudah berkeliling 50 kota. "Dari 50 kota itu dukungan terhadap 2D sangat besar sekali," ungkapnya.
(asy/)











































