Saat Ahok Melepas Bekingnya ke Istana

Saat Ahok Melepas Bekingnya ke Istana

- detikNews
Rabu, 22 Okt 2014 09:32 WIB
Saat Ahok Melepas Bekingnya ke Istana
Jakarta -

Pagi ini suasana di rumah putih yang terletak di Jalan Taman Suropati Nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat terlihat ramai. Puluhan pejabat tinggi pemprov DKI berkumpul di rumah yang terletak di persimpangan itu. Salah satu di antaranya adalah pelaksana tugas Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Ahok yang mengenakan batik coklat lengan panjang tiba di rumah dinas Gubernur itu sekitar pukul 07.25 WIB. Dia datang dengan menumpang mobil dinasnya, Toyota Land Cruiser, bersama sang istri Veronica Tan.

Dengan wajah sumringah, Ahok menyampaikan tujuannya datang pagi-pagi ke rumah tersebut. Ternyata dia ingin menumpang sang mantan tuan rumah, Joko Widodo (Jokowi), yang kini sudah resmi menjadi penghuni Istana Negara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita mau lihat istana. Kan belum pernah lihat di dalamnya, sekarang ada teman masuk istana, ya kita nebeng untuk bisa melihatnya," ujar Ahok dengan wajah sumringah, sesaat sebelum masuk ke dalam gerbang.

Ahok dan jajaran pemprov DKI sengaja bikin acara untuk mengantarkan Jokowi ke istana meskipun sang presiden sudah dua hari ini meninggalkan rumah dinas lamanya saat masih jadi gubernur DKI. Mereka sempat sarapan bersama. Selain Ahok hadir juga kepala dinas-dinas, kepala biro, anggota dewan, dan sekretaris dewan.

"Kita mau lihat-lihat istana," ucap Ahok. Iya, ayuk (mau ajak Ahok jalan-jalan melihat ke dalam istana)," kata Jokowi menimpali. Keduanya naik ke bus warna putih sambil melambaikan tangan ke arah wartawan.

Jokowi duduk di bangku baris depan, di sebelah kanannya ada istrinya, Iriana, yang mngenakan baju putih. Sementara Ahok duduk di bangku belakang bersebelahan dengan istrinya Veronica Tan.

Ahok terlihat ceria mengantarkan mantan bosnya menjadi orang nomor satu di Indonesia. Perpisahan mereka mengingatkan kembali kiprah keduanya saat berduet memimpin Jakarta.

Dengan visi Jakarta Baru, Jokowi-Ahok bahu membahu mengurusi permasalahan Jakarta. Banyak gebrakan yang sudah dilakukan sejak keduanya dilantik menjadi Gubernur-Wakil Gubernur pada 15 Oktober 2012 lalu.

Beberapa yang mendapat sorotan positif yakni penanganan PKL di Tanah Abang, Rusun Marunda, pembebasan pemukiman liar di waduk Pluit dan Waduk Ria Rio. Gebrakan lainnya yakni pelayanan di bidang pendidikan dan kesehatan lewat program KJP dan KJS. Gebrakan di birokrasi maupun seleksi yang transparan lewat lelang jabatan juga membuat duet Jokowi-Ahok dipuji-puji.

Mereka sering menjadi acuan tentang kepala daerah yang akur dan saling membagi kewenangan. Jokowi sering terjun langsung blusukan ke lapangan, sedangkan Ahok menjadi pemikir di balik meja yang blusukan dari rapat yang satu ke rapat lainnya.

Memang masih banyak pekerjaan rumah yang tersisa dari kepemimpinan Jokowi-Ahok seperti persoalan banjir, macet maupun persoalan birokrasi. Tapi Ahok optimistis dengan Jokowi sebagai RI 1, dia akan punya dukungan yang lebih kuat dari pemerintah pusat untuk mengurusi masalah Jakarta. Karena itu wajahnya teramat sumringah mengantarkan Jokowi menuju rumah dan kantor barunya.

"Habis makan nanti kita doakan pak presiden lalu kita antar ke Istana. Beliau ini kan gubernur DKI yang dikasih amanah yang diperluas menjadi Presiden DKI," tuturnya sambil melempar senyum ceria.

"Saya senanglah. Beking saya kan Presiden. Dulu kan beking saya gubernur, sekarang bekingnya seorang presiden," ujarnya, usai pelantikan Jokowi, Senin(20/10) lalu.

(ros/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads