"Kami belum mengumpulkan nama karena belum ada kesepakatan pemilihan pimpinan komisi dilakukan secara musyawarah dari Koalisi Merah Putih (KMP). Padahal Pak Prabowo dan Pak Hatta sudah berikan sinyal mendukung untuk musyawarah," ujar Basarah di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (21/10/2014).
Sementara itu di tingkat fraksi dari KMP, masih menginginkan proses pemilihan dilakukan dengan voting. Basarah memandang KMP masih ingin ajukan pimpinan komisi dengan sistem paket.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Strategi yang dilakukan PDIP bersama empat fraksi lainnya adalah dengan memakai celah di tata tertib. Di situ disebutkan bahwa untuk melanjutkan ke proses selanjutnya, maka hasil Paripurna harus penuhi syarat lima puluh persen plus satu anggota dan lima puluh persen plus satu dari fraksi.
"Karena ada sepuluh fraksi, jadi harus ada enam fraksi yang penuhi syarat mengumpulkan nama anggota komisi," pungkas Ketua FPDIP MPR RI ini.
(bpn/trq)











































