"Tergantung tafsirannya gimana. Kalau tafsiran saya bisa. Tapi kalau tafsiran M. Taufik enggak," jelas Ahok di balai kota DKI, Jakarta, Selasa (21/10/2014).
"Tafsiran M. Taufik, saya itu nggak mungkin jadi gubernur, tetap Wagub. Jadi mereka mau pilih gubernurnya. Itu tafsiran M. Taufik di DPRD, Gerindra DKI," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia lagi cari tafsiran bahwa Ahok itu tetap wagub, sekarang Plt nggak apa-apa, tapi nanti mereka akan memilih gubernur pengganti Jokowi. Ini tafsiran Undang-Undang yang baru," tutup Ahok.
(ros/ndr)











































