Polisi Tangkap Pembakar Foto SBY-Kalla di Makassar
Kamis, 13 Jan 2005 14:40 WIB
Makassar -
Sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar sejak Rabu kemarin (12/01/2005) protes. Pasalnya, salah seorang rekan mereka, Satria Ramli, hingga saat ini masih diciduk aparat keamanan. Satria Ramli, mahasiswa Fakultas Ekonomi, angkatan 2002 ini ditengarai ditangkap oleh aparat kepolisian lantaran aksi pembakaran foto SBY-Kalla yang dilakukannya beberapa waktu lalu saat menggelar unjuk rasa penolakan kenaikan BBM di depan kampusnya, Jl Sultan Alauddin, Makassar. Satria Ramli ditangkap oleh aparat pada Selasa malam (11/01/2004). "Saat itu dia (Satria) membeli rokok di depan SPBU di dekat kampus, tiba-tiba ada mobil dan sekitar 10 orang berpakaian preman mendekatinya," ujar Galang, rekan Satria, yang juga saksi mata ketika Satria ditangkap, kepada wartawan, Kamis (13/1/2005). Menurut Galang, saat akan ditangkap, Satria sempat melawan. Namun, karena jumlah aparat banyak maka Satria terpaksa dibawa masuk ke dalam mobil Katana Hitam, dengan nomor polisi DD 713 PD. Saat itu, Galang lalu berinisiatif, bersama kawan-kawannya yang lain untuk segera mendatangi semua Polsekta yang ada. Namun dari info yang didapatkan di Polresta Makassar Timur, Satria ternyata telah dibawa ke Polda Sulsel. "Kami telah bertemu dengannya di Polda. Dan kami menuntut agar dia segera dibebaskan," ujar Galang. Hingga saat ini, mahasiswa tetap menuntut agar Satria dibebaskan. "Teman-teman memberi ultimatium 1x24 jam, Satria harus dibebaskan. Terhitung sejak sore kemarin," ungkap Galang.
(asy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































