Kirab budaya digelar sebagai ungkapan rasa syukur atas pelantikan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai presiden dan wakil presiden Indonesia. Acara kirab dimulai dari halaman DPRD DIY di Jalan Malioboro Yogyakarta hingga kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta.
Acara kirab dimulai sekitar pukul 15.00 WIB dan diikuti berbagai komunitas pendukung Jokowi di Yogyakarta. Beberapa komunitas peserta kirab di antaranya Bregada Prajurit Jagalan Ledoksari, Barongsai, seni jatilan dari Bantul dan Ikatan Waria Yogyakarta (Iwayo). Massa membawa nasi tumpeng lengkap untuk disantap bersama-sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain kirab budaya, lanjut dia, kegiatan ini akan dilanjutkan dengan acara panggung rakyat di Plaza Monumen Serangan Oemoem (SO) 1 Maret 1949. Acara panggung rakyat di antaranya akan digelar musik band, kesenian tradisional dan pembacaan puisi oleh Landung R. Simatupang akan digelar hingga pukul 22.00 WIB dan diakhiri dengan pelepasan lampion.
"Ini pesta rakyat Yogya. Karena di Yogya ada Istana Negara Gedung Agung yang juga sebagai simbol rumah Pak Jokowi. Di depan Gedung Agung kita akan berhenti sebentar untuk memberikan penghormatan secara simbolis," kata Gunawan.
(bgs/try)











































