Tolak Penjualan Saham, 700 Karyawan Semen Gresik Demo
Kamis, 13 Jan 2005 12:31 WIB
Gresik - Sekitar 700 karyawan PT Semen Gresik melakukan unjuk rasa menolak penjualan saham mayoritas sebesar 51 persen ke Cemex, perusahaan semen asal Meksiko.Aksi digelar di halaman gedung Utama Semen Gresik, Jalan Veteran, Gresik, Jawa Timur, Kamis (13/1/2005).Dalam aksi, karyawan PT Semen Gresik tampak membawa 4 kendaraan alat berat yaitu buldoser, traktor, dump truk dan satu unit mobil pemadam kebakaran.Untuk menunjukkan jiwa nasionalisme, karyawan pun mengenakan ikat kepala berwarna merah putih dan mengibarkan bendera merah putih. Berbagai spanduk dan poster digelar, diantaranya bertuliskan 'Not For Sale', 'Pertahankan 51 Persen Saham', 'Jangan Jual Semen Gresik', 'Semen Gresik Berkembang Tanpa Cemex'.Ketua II Pengurus Serikat pegawai Semen Gresik Wahyudi Heru menegaskan saham 51 persen milik pemerintah di semen Gresik harus dipertahankan."Kita ingin pemerintah memenuhi aspirasi dengan mempertahankan saham mayoritas sebesar 51 persen," kata Wahyudi di sela-sela aksi. Menurut dia, pihaknya tetap menolak opsi-opesi pemerintah yang tidak transparan dan tidak melibatkan pembicaraan dengan direksi semen Gresik maupun karyawan.Hal senada disampaikan Komisaris PT Semen Gresik Gofar Suwarno bahwa saham 51 persen milik pemerintah sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi dan harusdipertahankan. Mengenai 16 opsi yang ditawarkan pemerintah untuk menyelesaikan persolakan semen Gresik dan Cemex, menurut Gofar, belum ada putusan apapun.
(aan/)











































