Deplu Minta Kadaluwarsa Barang Bantuan Diperhatikan Khusus
Kamis, 13 Jan 2005 12:20 WIB
Medan - Deplu akan menyurati sejumlah perwakilan negara asing di Indonesia untuk memberi perhatian khusus pada kadaluwarsa barang bantuan yang diberikan kepada para korban tsunami di Aceh-Sumut.Tindakan itu dilakukan menyusul ditemukannya dua bungkus biskuit asal India yang sudah kadaluwarsa saat dikonsumsi para pengungsi di Meulaboh, Aceh Barat."Memang ada laporan temuan makanan kadaluwarsa itu. Temuan itu akan disampaikan dalam rapat koordinasi di Medan. Selanjutnya kita akan laporkan pada Deplu," kata Medy Ch Djufrie selaku Ketua Posko Satgas Deplu untuk Bencana Alam Tsunami Aceh-Sumut.Hal itu disampaikan dia kepada wartawan usai menerima sampel biskuit yang sudah kadaluwarsa itu dari Koalisi Masyarakat Sipil di Lanud Polonia Medan, Kamis (13/1/2005)."Kemungkinan sikap yang akan diambil Deplu dalam kaitan ini adalah memberikan surat kepada perwakilan negara yang bersangkutan berisi catatan perhatian khusus pada kadaluwarsa," ujar Medy.Meski demikian, lanjut dia, tindakan itu masih harus menunggu hasil pemeriksaan terhadap biskuit tersebut. Begitu juga dengan asalnya, apakah dari bantuan Pemerintah India atau perorangan."Memang ada bantuan dari India dalam beberapa kesempatan yang masuk melalui Posko Bencana Alam di Medan. Tapi tentunya sulit memastikan apakah jenis biskuit yang kadaluwarsa itu merupakan salah satu dari bantuan itu, karena jumlahnya sangat banyak. Bisa saja dibawa perorangan atau penumpang kapal. Semua terbuka kemungkinan. Kita tidak mau gegabah," kata Medy.
(sss/)











































