Bupati Temanggung Dicecar Jelaskan Konflik di Pemkab

Bupati Temanggung Dicecar Jelaskan Konflik di Pemkab

- detikNews
Kamis, 13 Jan 2005 11:33 WIB
Temanggung - Bupati Temanggung Totok Ary Prabowo diminta menjelaskan secara gamblang konflik di lingkungan eksekutif yang menyebabkan pengunduran diri secara massal aparat pemerintah di daerah tersebut.Demikian disampaikan anggota DPRD Temanggung Said Hamidi dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam sidang paripurna di gedung DPRD Temanggung, Jalan Letjen Soeprapto, Jawa Tengah, Kamis (13/1/2005). Sidang paripurna kali ini mengagendakan hak angket dan interpelasi terhadap Bupati Totok Ary Prabowo.Said meminta sang bupati menjelaskan konflik antara Sekretaris Daerah Setio Adi dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Temanggung. "Apakah benar konflik itu berkaitan dengan rumor yang berkembang di masyarakat bahwa bupati minta setoran. Saya meminta bupati menjelaskan secara gamblang," kata Said.Dalam kesempatan itu, Said mempertanyakan seputar hasil kunjungan kerja selama 10 hari yang dilakukan para camat ke kantor Depdagri dan kantor Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) serta asal mula dana yang digunakan.Said juga mempertanyakan masalah kerjasama dengan motor Sanex yang telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 2 miliar. Selain itu, dia juga mempertanyakan mengenai pengadaan lampu hias yang dipasang di seluruh kota Temanggung yang pada awalnya merupakan sumbangan sponsor. Namun, kemudian ada tagihan yang lumayan banyak.Selanjutnya, Said mempertanyakan penggunaan akuntan publik dari tim Universitas Diponegoro dengan anggaran Rp 600 juta. Tetapi, ternyata para akuntan tersebut hanya dibayar Rp 200 juta.Mengenai rekruitmen CPNS, Said mempertanyakan diterimanya seorang dokter untuk bertugas di RSUD. Padahal yang bersangkutan belum lulus tetapi sudah ikut pra jabatan.Dua pertanyaan lain adalah, mengenai pemotongan dana sebesar 50 persen untuk bantuan bencana. Terakhir, masalah dana Rp 200 juta untuk perjalanan dinas anggota KPU. Padahal, KPU merasa tidak menggunakannya. (aan/)


Berita Terkait