DPRD: Sikap Bupati Temanggung Membuat Bawahan Nelongso

DPRD: Sikap Bupati Temanggung Membuat Bawahan Nelongso

- detikNews
Kamis, 13 Jan 2005 10:54 WIB
Temanggung - Bupati Temanggung Totok Ary Prabowo diminta menjelaskan kebijakan-kebijakannya yang membuat banyak pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung nelongso atau sengsara. Bahkan Sekretaris Daerah Setio Aji sampai harus masuk rumah sakit.Permintaan ini disampaikan anggota dewan Taufan Sugianto dalam sidang paripurna DPRD Temanggung di DPRD Temanggung, Jl. Suprapto, Temanggung, Kamis (13/1/2005), dengan agenda pengajuan hak angket dan interpelasi terhadap Bupati Totok Ary Prabowo.Taufan, yang diberi kesempatan pertama untuk mengajukan pertanyaan, menyatakan pegawai negeri sipil itu abdi negara dan abdi masyarakat. "Tidak ada sedikit pun yang terucap dan tertulis sebagai abdi penguasa atau abdi bupati. Bupati seharusnya sangat paham diktum tersebut. Tetapi ternyata diabaikan," katanya.Anggota DPRD dari F-PAN ini melanjutkan, seorang pegawai itu bekerja untuk kesenangan, baik lahir dan batin. Bukan untuk nelongso atau sengsara. "Namun karena perintah-perintah bupati ada beberapa pejabat yang justru nelongso. Sehingga Sekda Setio Aji harus masuk rumah sakit."Taufan juga meminta bupati memberikan penjelasan terutama berkaitan dengan adanya mutasi yang dilakukan bupati terhadap pejabat di lingkungan Pemkab Temanggung. Sebab berdasarkan informasi yang diterima F-PAN, mutasi pejabat itu didasarkan sikap rasa suka dan tidak suka sehingga melahirkan krisis kepercayaan baik antarpegawai maupun dengan bupati.Taufan juga mempertanyakan komitmen bupati mengenai tertib administrasi, pengendalian terpadu, dan efektifitas anggaran yang dilakukan bupati. Bupati diminta menjelaskan masalah tersebut secara gamblang. (gtp/)


Berita Terkait