JK: Saya dan Jokowi Janji Bekerja Keras Penuh Amanah

JK: Saya dan Jokowi Janji Bekerja Keras Penuh Amanah

- detikNews
Minggu, 19 Okt 2014 20:09 WIB
JK: Saya dan Jokowi Janji Bekerja Keras Penuh Amanah
JK di Masjid Sunda Kelapa (Rini/detikcom)
Jakarta -

Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla (JK) menghadiri acara zikir dan tasyakuran di Masjid Sunda Kelapa. Dalam pidatonya, dia berjanji akan bekerja keras penuh amanah bersama Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi).

"Saya dan Pak Jokowi berjanji menjalankan amanah untuk menjalankan bangsa ini. Bekerja jujur, penuh amanah dan bekerja keras untuk bangsa Indonesia," kata JK dalam pidatonya di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (19/10/2014) malam.

Acara bertajuk 'Zikir Khatmil Quran dan Tasyakuran' dalam rangka pelantikan Jokowi-JK itu dihadiri oleh ribuan jemaah. JK didampingi Ketua Umum PPP yang terpilih secara aklamasi di Muktamar VIII Surabaya Romahurmuziy (Romi). Lalu ada mantan Ketum PBNU Hasyim Muzadi, serta mantan Wakil Presiden Try Sutrisno.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

JK bersyukur bangsa Indonesia bisa mempraktikkan demokrasi dengan baik dan aman. Ia meminta agar seluruh masyarakat kembali bersatu demi kemajuan bangsa.

"Mulai besok kita semua harus melihat ke depan, tidak ada perbedaan lagi, siapa memilih siapa, tapi kemajuan untuk bangsa di masa yang akan datang," ujar JK.

JK yang memakai batik coklat dan celana panjang hitam, serta peci berwarna senada itu mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara Pancasila. Karena itu, semua harus menjaga persatuan dan kesatuan antar umat beragama.

"Di samping rasa syukur dan terima kasih, kita juga harus bersyukur bahwa di antara negara besar di dunia ini yang mayoritas Islam, (Indonesia) yang mengalami kedamaian seperti ini. Seperti Irak, Iran, Tunis, Nigeria, Afghanistan, semua terjadi koflik antar sesama umat. Islam dengan Islam maupun yang lain. Karena itulah kita harus selalu menjalin hubungan antar umat, karena bangsa ini mengakui semua agama yang dijalankan di negeri ini dengan dasar Pancasila," papar JK.

Pada kesempatan itu, JK juga meminta maaf karena Jokowi tidak bisa hadir. Katanya, suami Iriana itu mengisi kegiatan di tempat lain. Jadwal keduanya memang sangat padat di H-1 pelantikan Presiden dan Wapres RI yang akan dilakukan esok hari.

JK bersyukur atas diadakannya acara zikir dan tasyakuran itu. Ia berharap pelantikan besok terlaksana dengan baik.

"Kita semua harus bersyukur sebagai bangsa, bahwa sebentar lagi akan dilakukan pelantikan pimpinan bangsa, dengan pemilu yang lancar. Tidak banyak negara di Asia ini melaksanakan pemilu dengan aman tanpa korban jiwa. Berbeda dengan negara lain, kadang-kadang menimbulkan korban yang banyak," ucapnya.

(bar/nrl)


Berita Terkait