Anjing Pelacak Endus Tiap Sudut Ruang Pelantikan Jokowi

Anjing Pelacak Endus Tiap Sudut Ruang Pelantikan Jokowi

- detikNews
Minggu, 19 Okt 2014 17:24 WIB
Anjing Pelacak Endus Tiap Sudut Ruang Pelantikan Jokowi
Jakarta - Pengamanan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla sangat ketat. Bahkan, sore ini anjing pelacak sudah dikerahkan untuk memastikan tak ada benda berbahaya di ruangan yang akan digunakan untuk upacara pembacaan sumpah Jokowi sebagai presiden ketujuh.

Pantauan di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakpus, Minggu (19/10/2014) sore, puluhan personel Gegana dari Brimob Kelapa Dua Mabes Polri melakukan sweeping di setiap sudut gedung DPR. Lima anjing pelacak jenis rottweiler juga dibawa untuk memastikan tak ada benda berbahaya.

Polisi satwa K9 dari Baharkam Mabes Polri yang membawa anjing pelacak itu dengan sigap mengamati tiap sudut ruangan di DPR. Pertama yang disweeping adalah lobi utama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah itu, anggota Brimob yang membawa metal detector masuk ke ruang VVIP. Ruang tunggu VVIP juga tak luput dari pengamatan para petugas.

Anjing pelacak terus mengendus semua ruangan yang ada di Gedung Nusantara. Petugas dengan berbagai peralatan juga terus berkeliling ke tiap sudut ruangan.

Yang menjadi bagian terpenting adalah Ruang Paripurna 1 di Gedung Nusantara. Tempat itu akan menjadi tempat pelantikan Jokowi esok hari.

Setiap sudut ruangan diamati dan diendus anjing pelacak. Padahal di ruangan itu ada 900 kursi anggota dewan dan semuanya harus dipastikan tak ada bahan berbahaya.

Tim Gegana kemudian naik ke mimbar pimpinan MPR. Lima kursi pimpinan MPR satu per satu diendus anjing pelacak.
Β 
Sementara itu di luar gedung berjaga mobil pendeteksi bahan kimia, biologi dan radioaktif. Hingga penelusuran selesai, tim Gegana dan anjing pelacak tidak menemukan benda yang berbahaya dan mencurikan.

Meskipun begitu, besok pagi pukul 05.00 WIB tim akan kembali melakukan sweeping di setiap sudut ruangan Gedung DPR/MPR. Sehingga sebelum upacara pelantikan dimulai harus dipastikan keadaan Gedung DPR/MPR aman.

(kha/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads