Iriana Joko Widodo akan menjadi Ibu Negara alias First Lady setelah Senin (20/10/2014) besok sang suami dilantik dan diambil sumpahnya sebagai presiden di gedung MPR/DPR. Seperti apa perasaan ibu dari satu putera dan dua puteri itu?
"Ya dijalani saja, tidak bisa diungkapkan menggunakan kata-kata," kata Iriana saat berbicang dengan wartawan di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta, jalan Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat hari ini Minggu (19/10/2014). Wawancara hanya berlangsung singkat, sekitar 10 menit.
Dia merasa tidak ada yang berubah pada dirinya, baik saat Jokowi menjadi wali kota di Surakarta, gubernur di Jakarta, maupun saat nanti menjadi Presiden Indonesia. Hanya memang ada kalanya dia harus menyesuaikan penampilan dengan acara yang akan dihadiri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iriana mengaku selama ini tidak memiliki pengarah busana. Untuk menghindari salah kostum dia pun sering bertanya kepada orang lain saat akan menghadiri sebuah acara. "Kalau (pakaian) lapangan ya pakai lapangan, resmi ya pakai resmi," kata dia.
Terkait persiapan pelantikan presiden besok, Iriana mengaku menyiapkan 3 jas untuk Jokowi. Di sendiri akan memakai kebaya Jawa.
"Tidak ada persiapan khusus. Anak-anak pakai batik, Pak Jokowi pakai jas, saya pakai pakaian Jawa. Yang masih bisa dipakai ya dipakai, sepatu yang bisa dipakai ya dipakai," kata Iriana.
(erd/nrl)










































