"Dia adalah Gubernur yang dapat membangkitkan semangat kembali orang Minang setelah PRRI," ujar JK usai melakukan salat jenazah di kediaman Harun Zain, Jalan Galuh II, No 16, Kebayoran Baru, Jaksel, Minggu (19/10/2014).
Sebelum menjabat sebagai Kemenakertrans pada era orde baru, Harun Zain pernah menjabat sebagai Gubernur Sumatera Barat periode 1967 hingga 1977. Pemberontakan PRRI-Permesta berawal dari Sumatera Barat di era 1950-an.
Menurut JK, sosok Harun dianggap sebagai tokoh penting yang berjasa dalam pembangunan Sumatera Barat. "Sehingga beliau memiliki jejak kepahlawanan yang baik," jelasnya.
"Cara Pak Harun memimpin, dan intelektualitasnya, dapat menjadi nilai yang dapat diambil dari sosok almarhum," kata JK.
Usai disalatkan, siang ini jenazah akan segera dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
(rni/kha)











































