WNI Simpatisan ISIS Dikabarkan Tewas, Keluarga Mengaku Belum Tahu

WNI Simpatisan ISIS Dikabarkan Tewas, Keluarga Mengaku Belum Tahu

- detikNews
Sabtu, 18 Okt 2014 16:51 WIB
Jakarta - Ridwan (26 tahun) seorang WNI asal Solo dikabarkan tewas bersama belasan simpatisan ISIS lainnya saat terlibat baku tembak dengan milisi Kurdi di Kota Ras al-Ain, Hasakah, Suriah, hari Kamis lalu. Namun ketika hal tersebut ditanyakan, orangtuanya mengaku belum mendapat kabar apapun. Hal serupa juga disampaikan pengurus kampung.

Ridwan, diduga ikut tewas dalam baku tembak tersebut. Saat dilakukan pengecekan terhadap WNI itu ditemukan dua buah telepon genggam, KTP, SIM atas nama Ridwan, kelahiran Sragen 23 November 1988. Alamat tinggalnya adalah: Semangi RT 4 RW 6, Pasar Kliwon, Solo.

Ketua RT 04 RW 06 Kelurahan Semanggi, Agus Hartono, mengaku kaget saat dikonfirmasi mengenai kabar tersebut. Dia membenarkan bahwa Ridwan memang tinggal bersama orangtuanya di kampung tersebut, namun tak mengira kalau pemudaa tersebut berangkat ke Suriah untuk bergabung dalam salah satu faksi yang terlibat dalam konflik bersenjata di negara tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ridwan itu orangnya ramah dan aktif ikut dalam kegiatan masyarakat. Dia juga pandai bersosialisas, suka membantu masyarakat dan kerja bakti. Sama sekali saya tidak menyangka kalau dia berada di Suriah," ujar Agus, Sabtu (18/10/2014).

Sedangkan kedua orangtua Ridwan, โ€ŽLono (51 tahun) dan Ngadilah (47 tahun) tidak bersedia memberikan pernyataan lebih jauh mengenai kabar tersebut. Ridwan adalah anak pertama dari lima bersaudara tersebut. โ€ŽLono hanya mengatakan, Ridwan terakhir kali pulang ke rumah pada bulan Juli lalu, saat perayaan Idul Fitri. Setelah itu belum ada kabar apapun mengenai anaknya tersebut.

(mbr/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads