Ridwan, diduga ikut tewas dalam baku tembak tersebut. Saat dilakukan pengecekan terhadap WNI itu ditemukan dua buah telepon genggam, KTP, SIM atas nama Ridwan, kelahiran Sragen 23 November 1988. Alamat tinggalnya adalah: Semangi RT 4 RW 6, Pasar Kliwon, Solo.
Ketua RT 04 RW 06 Kelurahan Semanggi, Agus Hartono, mengaku kaget saat dikonfirmasi mengenai kabar tersebut. Dia membenarkan bahwa Ridwan memang tinggal bersama orangtuanya di kampung tersebut, namun tak mengira kalau pemudaa tersebut berangkat ke Suriah untuk bergabung dalam salah satu faksi yang terlibat dalam konflik bersenjata di negara tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan kedua orangtua Ridwan, โLono (51 tahun) dan Ngadilah (47 tahun) tidak bersedia memberikan pernyataan lebih jauh mengenai kabar tersebut. Ridwan adalah anak pertama dari lima bersaudara tersebut. โLono hanya mengatakan, Ridwan terakhir kali pulang ke rumah pada bulan Juli lalu, saat perayaan Idul Fitri. Setelah itu belum ada kabar apapun mengenai anaknya tersebut.
(mbr/gah)











































