Dalam sambutannya, Presiden mengatakan, negara modern haruslah memiliki administrasi yang modern. Segala kegiatan presiden haruslah dituangkan dalam sebuah dokumen dan di akhir jabatannya harus diserahkan ke lembaga penyimpan arsip supaya dapat dipakai dan disimpan sebagai dokumen sejarah.
"Semua ini adalah pertanggungjawaban saya selama memerintah kepada sejarah dan masyarakat. Ini harus kita lakukan,kita jalani administrasi modern di sebuah negara modern," ujar Presiden di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (17/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini berguna bila ada polemik sejarah di masyarakat. Dokumen negara harus jelas posisinya di mana, jangan sampai dokumen negara tidak jelas posisinya," ujarnya.
Presiden juga menyampaikan, dokumen yang dia serahkan ke arsip nasional bisa digunakan untuk suatu penelitian. Menurutnya, segala kegiatan pemerintah dapat dijadikan bahan tesis, disertasi dan karya ilmiah lainnya.
"Mungkin nanti, di tingkat menteri, gubernur, bupati, walikota bisa juga menyimpan dokumennya. Bisa diabadikan di arsip nasional," ujarnya.
(rvk/kff)











































