"Saya terpaksa pak, karena kebutuhan ekonomi. Ibu saya lagi sakit, jadi saya harus cari uang untuk beli obat," kata AN di Mapolsek Dramaga, Jumat (17/10/2014).
AN mengaku memanfaatkan suasana kampus yang sepi pada akhir pekan. Pria yang sudah bekerja selama 8 tahun ini menggondol asset kampus satu demi satu. "Nyurinya setiap hari Sabtu. Kalau Sabtu kan sepi, kan ngga ada mahasiswa yang belajar di kelas. Yang dicuri, kursi di kelas sama lemari," kata AN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kanitreskrim Polsek Dramaga, Iptu Asep Saepudin mengatakan, AN ditangkap setelah pihaknya mendapat laporan dari pihak IPB atas laporan kehilangan aset kampus. "Dari hasil penyidikan, ternyata mengarah kepada tersangka. Saat dimintai keterangan itulah terungkap kalau dia (AN) yang melakukan pencurian," terang Iptu Asep.
Polisi yang menangkap AN di rumahnya, berhasil mengamankan barang bukti berupa 6 kursi komputer serta 1 lemari besi. "Tersangka sempat menjual barang curiannya. Total kerugian pihak kampus atas kejadian ini berjumlah Rp 44,5 juta rupiah," kata Asep.
(try/try)











































