"Saya kira itu sangat baik bagi publik, karena selama ini publik punya prasangka yang dalam dan jauh berbeda dari hari ini. Kedua, pertemuan ini patut dicontoh seluruh tokoh bahwa pertandingan kompetisi itu ada akhirnya," kata ketua DPP Abdul Kadir Kading kepada detikcom, Jumat (17/10/2014).
Abdul menerangkan, pertemuan Jokowi dan Pak Prabowo itu diharapkan menjadi momentum membangun kebersamaan, tidak hanya dalam bentuk pertemuan tapi dalam bentuk kerja sama baik di pemerintahan maupun di luar pemerintahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Persepsi miring kepada Prabowo selama ini, juga dengan bertemu apalagi ditindaklanjuti secara bersama antar pemimpin luar biasa. Rakyat itu adem, nyaman," imbuh Abdul.
Ia mengatakan, pertemuan keduanya patut diapresiasi. Baik Prabowo dan Jokowi adalah seorang negarawan. "Artinya mereka sudah menuju kenegarawan," tegas Abdul.
(bal/trq)










































