"Kami akan perbaiki 16 titik taman dan jalur hijau. Dari 16 taman ada satu taman baru yang baru dibangun dan untuk perbaiki kita memerlukan anggaran Rp 20 miliar," jelas Kepala Suku Dinas Pertamanan Djauhar Arifin kepada wartawan, Jumat (17/10/2014).
Pembenahan taman tidak hanya menyasar pada penggantian tanaman atau rumput saja, melainkan juga memperbaiki bahkan mengganti fasilitas taman yang sudah tidak layak seperti bangku taman, arena bermain anak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Adapun lokasi taman yang tengah diperbaiki, seperti Taman Rasa Sayang dan Taman Empang Grogol di Kecamatan Grogol, Taman Komplek DPR di Kecamatan Palmerah dan taman di Jalan Salam Kecamatan Cengkareng. Sementara itu, taman yang baru saja dibangun atas hasil permintaan warga berada di Jalan Bambu Betung, Kecamatan Cengkareng," jelasnya.
Selain taman, jalur hijau yang biasanya menghiasi tepi ruas jalan yang turut ditata mencakup jalur hijau di Jalan Latumenten, jalur hijau di pinggir Kali Mooketvart, jalur hijau di bawah fly over Bandengan dan jalur hijau di pinggir Kali Angke. Perbaikan ini tidak hanya hasil dari pemantauan petugas, tapi juga berasal dari aspirasi masyarakat.
"Kami prioritaskan 16 titik tersebut dikarenakan kondisinya yang sudah cukup parah," terang Djauhar.
Pembenahan serta pembangunan dilakukan oleh pihak ketiga yang memenangkan tender lelang di ULP Barang dan Jasa DKI, maka otoritas pun menargetkan 16 titik taman dan jalur hijau selesai diperbaiki pada pertengahan Desember 2014.
"Kami sudah mendata mana saja taman dan jalur hijau yang akan diperbaiki pada periode selanjutnya. Ada Sekitar 30 titik taman dan jalur hijau. Anggaran yang akan kami alokasikan dalam pengajuan kegiatan tersebut mencapai Rp 58 miliar. Semoga saja disetujui," jelasnya.
(spt/fdn)











































