"Panglima TNI Jendral Moeldoko kemarin telah memberi amanat untuk memberi tahu kepada masyarakat TNI dan Polri dalam posisi siap mengamankan pelaksanaan pelantikan, sumpah presiden dan wakil presiden," ujar Pangdam Jaya, Mayjen Agus Soetomo usai Apel gabungan Satpol PP, TNI dan Polri di Makodam Jayakarta, Jalan Mayjen Sutoyo, Jakarta Timur, Kamis (17/10/2014).
Pada kesempatan ini Kapolda Metro Jaya Irjen Unggung Cahyono bertindak sebagai inspektur upacara. Apel ini meliputi Satpol PP, Brimob, Kopassus, Paskhas, Koopsau, Lantamal yang tergabung dalam Komando Garnisun Tetap I (Korgatap).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk prajurit TNI yang disiagakan ada 4.200, secara keseluruhan terdapat 170 ssk atau 16.000 prajurit TNI sementara pihak kepolisian disiapkan 24.816 personel polisi. Semuanya akan ditempatkan di empat titik mulai dari DPR, MPR, Istana dan lapisan masyarakat," tuturnya.
Penyiagaan pasukan juga disebar di beberapa titik objek vital sentra ekonomi dan kantor kementerian. Selama pelantikan pihaknya juga mengamankan sasaran obyek VVIP dan VIP."Berkaitan dengan kamtibmas akan kita bersinergi dengan Polri," ungkapnya.
(edo/sip)











































