“Sama halnya dengan di Bundaran HI, pada titik Setiabudi kami akan segera memulai pekerjaan pembuatan dinding stasiun bawah tanah yang dimulai dengan pembuatan pola dinding stasiun atau disebut juga dengan Guide Wall,” ujar Direktur Utama PT MRT Jakarta Dono Boestami dalam keterangan tertulisnya, Jumat (17/10/2014).
Dijelaskan Doni, penutupan lajur TransJakarta tersebut dikarenakan area kerja yang berdekatan dengan lajur. Oleh karena itu, lajur TransJakarta untuk sementara waktu akan bergabung dengan jalur cepat (shared lane).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses pengerjaan Guide Wall tersebut diperkirakan akan memakan waktu hingga 1 minggu, yakni sejak 17 Oktober hingga 24 Oktober 2014. Setelah pekerjaan tersebut selesai, maka lajur TransJakarta akan dikembalikan seperti semula.
(aws/rmd)










































