Komunitas Muslim di Melbourne Sumbang Aceh Rp 500 Juta
Rabu, 12 Jan 2005 22:57 WIB
Jakarta - Tragedi gema dan gelombang tsunami yang melanda Aceh menimbulkan keprihatinan tidak hanya warga yang tinggal di Indonesi tetapi juga WNI yang berada di luar negeri. Komunitas muslim Indonesia yang tinggal di Melbourne, Australia, misalnya menggelar acara pengumpulan dana selama 10 hari berturut-turut khusus untuk Aceh.Kegiatan amal ini dilakukan di jalan-jalan di pusat kota Melbourne. Dari acara yang berlangsung pada 31 Desember 2004 - 9 Januari 2005 itu berhasil mengumpulkan dana sebesar A$ 66.420,8 (sekitar Rp 500 juta). Kegiatan yang digelar kelompok pengajian Brunswick ini melibatkan lebih dari 150 orang sukarelawan yang diberinama Bersua (Bersama Sukarelawan untuk Aceh). Selain para pelajar dan mahasiswa dari berbagai universitas, pengamat politik dari Universitas Melbourne yang juga berasal dari Indonesia Prof. Arief Budiman juga turut serta dalam kegitan ini."Kita mencoba untuk turut membantu meringankan penderitaan korban bencana tsunami," ujar Denny Indrayana, mahasiswa program doktor Universitas Melbourne, kepada detikcom via email, Rabu (12/1/2005).Denny yang juga dosen UGM ini menambahkan, warga Australia, Vietnam dan Hong Kong juga ada turut serta menjadi sukarelawan. "Kita memang tidak hanya beragam dari sudut kebangsaan tapi juga dari latar belakang agama," tukasnya.Pada hari terakhir, lanjut dia, juga diramaikan dengan pementasan tari saman oleh Young Indonesian Muslim Student Association. "Kami tidak menyangka warga Melbourne memberi sambutan yang sangat antusias," tandasnya.Seluruh hasil pengumpulan dana ini, kata Denny, akan segera disalurkan bagi para korban gempa dan tsunami di tanah air. "Kami hanya berharap semoga yang disumbangkan dapat berguna untuk saudara-saudara yang tertimpa cobaan gempa dan tsunami," ujar Denny.
(ton/)











































