"Saya menunggu pengumuman dari Gedung Putih, tentang siapa yang akan datang dari AS. Kalau saya tidak ada yang bisa diumumkan. Gedung Putih akan mengumumkannya nanti," jawab Dubes Blake menjawab penasaran wartawan tentang Menlu AS atau utusan khusus yang akan hadir ke pelantikan Jokowi.
Hal itu disampaikan Blake usai acara presentasi dan penyerahan sertifikat penghargaan pada pemenang program Youth South East Asia Leaders Initiative (YSEALI) di @america, Mal Pacific Place, SCBD, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (16/10/2014) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkan dia, Obama sangat mendukung Jokowi. Kedua kepala negara ini, lanjut Blake, mungkin akan bertemu pada konferensi tingkat tinggi di bulan November 2014.
"Mungkin di G20, mungkin di East Asia Summit. Jadi belum ada jadwal pasti, tapi pastinya Obama akan senang bertemu Presiden Jokowi," jelas Blake.
Sebagai perwakilan AS, Blake berharap Jokowi akan sukses memimpin Indonesia. Terutama sukses mengangkat pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Kami harap Jokowi sukses, kami tahu dia sangat didukung rakyat Indonesia. Dia ingin membawa pertumbuhan bagi ekonomi Indonesia, dan mengangkat rakyat yang berpenghasilan US$ 2 per hari keluar dari kemiskinan. Itu salah satu tujuan. Dan sekali lagi, AS sangat mendukung Indonesia, kami dalam tahap penting untuk mendukungnya menyukseskan negara Anda," papar Blake.
(nwk/rmd)










































