"Saya usulkan ke pansel untuk lebih transparan dilakukan debat seperti capres biar semua masyarakat bisa tahu. Debat itu dilakukan di Komisi III, di hadapan media agar bisa disaksikan oleh semua masyarakat. Biar masyarakat tahu siapa yang lebih visioner dan mampu," ujar Robby saat dihubungi wartawan, Kamis (16/10/2014).
"Jangan seperti sekarang ini dipanggil satu-satu dan relatif tertutup. Dihadapkan saja dua orang ini dengan pertanyaan yang sama yang bisa dilihat seluruh masyarakat," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masyarakat juga harus mengerti KPK itu selama ini kerja cukup serius dengan keterbatasan yang dimiliki yaitu 60 penyidik. Padahal kasus-kasus yang masuk dalam setahun yang pernah saya baca itu bisa sampai 8000-an. Sebulan bisa ratusan yang masuk," jelas Robby.
"Nah jumlah itu kan tidak rasional dengan penyidiknya. Jadi pemerintahan selanjutnya kalau punya komitmen dalam pemberantasan korupsi yang harus dilakukan adalah nambah penyidik dan anggaran," imbuhnya.
(rna/rmd)











































