"Kami akan bentuk malam ini juga secara tertutup, semoga selesai malam ini juga. Karena tak ada celah di ayat-ayat AD/ART untuk menunda pembentukan pengurus DPP," kata Romi di Hotel Empire Palace, Jl Blauran, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (16/10/2014).
Hal ini berbeda dengan Muktamar sebelumnya di tahun 2011 yang memberi keleluasaan Suryadharma Ali menyusun pengurus DPP. Saat itu Muktamar memberikan kelonggaran agar Dewan Formatur dapat mempertimbangkan banyak calon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang sebelumnya merupakan Sekjen PPP ini pun mengaku akan segera berkomunikasi dengan Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Dia juga menyatakan bahwa sebelum ini komunikasi PPP dengan KIH dan Joko Widodo terus berjalan.
"Kita sudah buka komunikasi dengan KIH dimulai dari kehadiran saya di Raker PDIP, lalu dengan ikutnya kita di MPR. Itu sinyal paling kuat. Ketiga undangan saya dengan Jokowi untuk buka kerjasama dan yang keempat kunjungan Mbah Moen tadi malam ke rumah Pak Jokowi. Ini adalah sinyal kuat dan langkah sudah dijalankan," ujar Romi.
(bpn/rmd)











































