"Tidak sah," kata Suryadharma singkat saat ditanya soal terpilihnya Romi. Hal itu disampaikan Suryadharma melalui pesan singkat kepada detikcom, Kamis (16/10/2014).
Tak ada komentar lebih jauh dari Suryadharma. Namun, sejak awal memang Suryadharma tak mengakui muktamar itu, karena Mahkamah Partai PPP melarang penyelenggaraan muktamar selama belum ada islah.
Pemilihan Romi di Muktamar VIII dipimpin oleh Waketum Suharso Monoarfa. Proses pemilihan secara aklamasi ini berlangsung selama sekitar 60 menit. Selain itu dipilih pula formatur partai yang nantinya akan membantu Romi memilih pengurus DPP PPP. Pemilihan ini diikuti oleh 844 kader dari 26 DPW PPP yang hadir.
"Saya bukanlah yang terbaik di antara saudara-saudara sekalian. Tetapi bila amanah ini diberikan ke saya maka akan saya terima. PPP telah kembali ke khittah dengan memilih ketua secara musyawarah mufakat," kata Romi dalam pidato pertamanya sebagai Ketua Umum di Hotel Empire Palace, Jl Blauran, Surabaya, Kamis (16/10/2014).
(trq/nrl)











































