Ketum: Tak Ada Kepemimpinan Kembar di PB HMI

Ketum: Tak Ada Kepemimpinan Kembar di PB HMI

- detikNews
Rabu, 12 Jan 2005 18:40 WIB
Jakarta - Ketua umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Hasanuddin menegaskan tidak ada dualisme kepemimpinan dalam tubuh organisasi ini. Bahkan, Hasanuddin mengancam akan memecat pengurus yang mbalelo."Tidak ada kepengurusan kembar dan kepemiminan PB HMI hanya satu yakni saya."Demikian kata Hasanuddin dalam jumpa pers di Sekretariat PB HMI, Jl. Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/1/2005).Hasanuddin menjelaskan, hal itu dikuatkan dengan adanya keputusan Sidang Majelis Pekerja Kongres PB HMI yang digelar pada 7-10 Januari 2005 di Cibubur. "Kami memandang konflik ini sebagai dinamika yang dapat menguatkan organisasi itu sendiri," tukasnya.Instruksi IslahHasanuddin juga mengingatkan agar kubu penggerak mosi tidak percaya yang dipimpin Syahmud Ngabalin untuk segera bergabung kembali dalam kepengurusan. Bila tidak direspon samapi 20 Januari ini, lanjut dia, maka PB HMI akan memberikan sanksi tegas."Jika islah ini ditolak maka kami beri peringatan. Dan bila tetap diabaikan maka mereka akan dipecat," ujar Hasanuddin. Konflik serius memang sedang melanda organisasi mahasiswa Islam terbesar di Indonesia ini. Bahkan, kepengurusan pun terbelah menjadi dua, dengan dualisme kepemimpinan. Dualisme itu adalah Hasanuddin yang menjadi ketua umum berdasarkan Konggres XXIII HMI pada 22-28 April 2002 lalu dan kepemimpinan Syahmud Ngabalin yang terpilih menjadi ketua umum PB HMI sementara, berdasarkan rapat pleno II HMI di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tanggal 15-18 Desember lalu.Hasanuddin terdepak setelah para pengurus HMI mengajukan mosi tak percaya. Dari 9 ketua, 7 di antaranya mendukung mosi tak percaya. (ton/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads