Peristiwa ini terjadi, Kamis (16/10/2014) sekitar pukul 03:00 WIB, di Kantor Cabang Klasifikasi di Jl Arifin Achmad, Pekanbaru. Diduga pelakunya sebanyak lima orang dengan senjata api.
Dua orang satpam, Fahrozi (37) dan Sitorus (42) terlebih dahulu dilumpuhkan di pos penjagaan. Kedua Satpam ini sempat dipukul dengan gagang pistol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai melumpuhkan kedua satpam tersebut, lantas gerombolan maling bersenjata ini memasuki kantor tersebut. Mereka mengobrak-abrik isi ruangan kantor.
Di lantai 1, kawanan bandit ini membongkar 4 brankas. Selain menggasak uang Rp 16 juta, mereka juga membawa kabur 4 laptop.
Namun kawanan bandit ini tidak masuk ke lantai dua. Beruntung bandit ini tidak masuk ke lantai dua. Padahal di lantai 2 juga ada brankas yang jumlah uangnya lebih banyak lagi.
Setelah kawanan bandit ini keluar sekitar pukul 04:30 WIB, barulah satpam berusaha melepaskan diri. Dari sana kedua satpam itu menghubungi pimpinannya dan kasusnya dilaporkan ke Polsek Bukit Raya Pekanbaru. Perusahaan milik BUMN itu bergerak dalam sertifikasi kelayakan kapal.
Kapolsek Bukit Raya Kompol Dalizon mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Pihaknya menyayangkan kantor BUMN itu tidak memiliki CCTV.
"Dari pengakuan kedua satpam, pelakunya menggunakan senpi. Kasus ini masih kita selidiki," kata Kompol Dalizon.
(cha/try)











































