Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Puan Maharani mengatakan, Koalisi Indonesia Hebat hingga kini tak pernah membahas soal pembagian pimpinan komisi di DPR. Apalagi saat ini sepuluh fraksi di DPR belum satu kata soal mekanisme pemilihan pimpinan komisi dan alat kelengkapan dewan lainnya.
Koalisi Indonesia Hebat yang mengusung Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla mengusulkan agar pemilihan pimpinan alat kelengkapan dewan dilakukan lewat mekanisme musyawarah. Puan yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan di DPR ini membantah bahwa mekanisme itu diusulkan untuk bagi-bagi 'jatah' jabatan.
"Ini bukan soal jatah menjatah. Kemudian asas bersama-sama dengan musyawarah mufakat bisa kami lakukan pada paripurna hari ini. Bagaimana kemudian asas bersama-sama dilakukan lebih intensif," kata Puan kepada wartawan di gedung DPR/MPR Jakarta Kamis (16/10/2014.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apabila lewat mekanisme musyawarah, maka kemungkinan kubu Prabowo maupun kubu Jokowi akan bergabung di kursi pimpinan komisi. "Ya Insya Allah yang kami perjuangkan dan kami sepakati bersama. Bukan hanya Koalisi Indonesia Hebat tapi juga koalisi Pak Prabowo," kata Puan yang juga putri Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri itu.
(erd/nrl)