Pendiri Jaringan Islam Liberal (JIL) Ulil Abshar Abdalla ber-skype ria. Lewat foto yang diunggah istrinya di twitter, Ienas Tsuroiya menyebut bahwa pencekalan yang dilakukan Malaysia bisa dipatahkan dengan menggunakan tekhnologi.
Ulil dilarang masuk ke Malaysia terkait undangan sebagai pembicara dalam diskusi pada 18 Oktober yang bertema fundamentalisme di Kuala Lumpur. Pelarangan itu bermula karena protes Persatuan Ulama Malaysia. Ulil dinilai tak mewakili umat Islam dan bisa mengganggu akidah.
Istri Ulil, Ienas atau yang akrab disapa Ines, mengunggah dalam akun twitternya @tsuroiya foto Ulil yang tengah ber-skype, pada Kamis (16/10/2014)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam foto itu Ulil tampak duduk menghadap Laptop. Menurut istrinya Ines yang dihubungi detikcom, menyebutkan Ulil ada dua undangan diskusi di Kuala Lumpur.
Pada 16 Oktober Ulil diskusi dengan SEAHRN (South East Asia Human Rights Studies). Sedangkan pada 18 Oktober rencananya akan hadir di roundtable discussion yang diadakan IRF.
"Untuk 18 Oktober kami belum tahu apakah akan pake skype juga atau tidak," tutupnya. (ndr/mad)











































