Selama ini, penyu hijau bersisik tidak pernah terlihat di kawasan tersebut. "Temuan ini cukup penting untuk konservasi. Apalagi tidak banyak penyu hijau yang bertelur di Indonesia," kata aktivis Conservation International Indonesia, I Made Jayarathall, Kamis (16/10/2014).
Menurut dia, sejauh ini sarang penyu hijau sisik hanya ditemukan di Kepulauan Seribu dan Pulau Sumbawa.β Sedangkan area bertelur biasanya berada di pesisir selatan Bali, tepatnya Pantai Kuta. Di Desa Perancak, Kecamatan Jembrana, juga ada penyu, tapi hanya jenis olive.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari 21 telur, hanya 17 telur yang hidup menjadi tukik. 'Bayi' penyu itu dilepasliarkan secara bertahap oleh aktivis dan warga sejak Rabu (15/10) kemarin. Untuk menjaga kelangsungan hidup tukik dan penyu, aktivitas warga dan pariwisita di kawasan tersebut dibatasi. Apalagi Desa Penuktukan telah menjadi salah satu kawasan konservasi yang dicanangkan oleh Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Singaraja.
(try/try)











































