Pantauan detikcom di lokasi, Kamis (16/10/2014), kondisi lapak-lapak pedagang sudah hampir rata dengan tanah. Masih terlihat Satpol PP berseragam lengkap yang sibuk membongkar lapak-lapak pedagang.
Tak terlihat alat berat seperti beko yang biasa digunakan Satpol PP untuk membongkar bangunan liar. Mereka hanya menggunakan palu dan tongkat Satpol PP sebab di area itu sudah tak tampak bangunan semi permanen. Lapak-lapak yang umumnya dari tripleks itu dipukul-pukulin sampai roboh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka bersikap santai sebab masih diberikan kompensasi bisa berjualan di Jakarta Night Market hingga renovasi area PKL rampung dikerjakan Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan DKI.
Penertiban yang berlangsung damai ini diakui oleh Kepala Satpol PP, Kukuh Hadi Santosan. “Enggak ada perlawanan. Enggak ada satu batu pun yang melayang. Semalam pedagangnya yang jualan di 339 kios itu sudah pindah semua,” kata Kukuh di lokasi.
Kukuh berujar ada 1.500 petugas yang diturunkan untuk operasi penertiban kali ini. Mereka terdiri dari 1.000 orang anggota Satpol PP, dan 500 gabungan TNI, Polri serta dinas yang terkait. Dia menargetkan seluruh bangunan bisa rampung dirobohkan hari ini.
(ros/kha)











































