Begini Hitung-hitungan Tarif Commuter Line yang Naik, Tapi Tak Bebani Konsumen

Begini Hitung-hitungan Tarif Commuter Line yang Naik, Tapi Tak Bebani Konsumen

- detikNews
Kamis, 16 Okt 2014 08:24 WIB
Begini Hitung-hitungan Tarif Commuter Line yang Naik, Tapi Tak Bebani Konsumen
Jakarta -

Tarif commuter line sejak 15 Oktober mendatang. Tapi tenang, kenaikan itu tidak akan membebani konsumen. Dalam pengumuman yang dipasang PT Kereta Commuter Line Jakarta di stasiun-stasiun, pemerintah yang menanggung beban kenaikan dengan subsidi.

Pantauan di Stasiun Pasar Minggu, Jaksel, Kamis (16/10/2014) sebuah spanduk besar terpasang. Isinya memberi penjelasan bahwa sejak 15 Oktober harga tiket KRL naik.

Dalam pengumuman kenaikan tiket itu dijelaskan, untuk 5 stasiun pertama harga tiket sebelumnya Rp 3 ribu, kini naik menjadi Rp 5 ribu. Ditanggung pemeritah Rp 3 ribu dan penumpang Rp 2 ribu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian, untuk 3 stasiun berikutnya, tarif sebelum naik Rp 1.000 dan tarif sesudah Rp 1.000, dengan rincian ditanggung pemerintah Rp 500 dan penumpang Rp 500.

Bila melihat pengumuman tarif ini memang tidak ada kenaikan yang dibebankan kepada penumpang. Beban kenaikan ditanggung pemerintah. Pastinya, penerimaan untuk PT KCJ kini lebih tinggi.

(ndr/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads